Overthinking

‘Aku tau apa yang km pikirin, km pengen dia kaya gitu juga ke kamu (minta bantuan km dan bilang you’re a great one)’, kekasihku mengatakan ini. Entahlah. Aku ga tau apa yang aku rasain saat ini.
Di satu sisi aku bahagia karna dia karna dia akhirnya minta bantuan ke orang lain untuk karya tulisnya. Sampai sebelum ini aku sangat khawatir dengan apa yang dia kerjakan. Apa dia benar baik-baik saja dan bisa mengerjakan semuanya ataukah dia terlalu memaksakan. Aku berulang-ulang kali menawarkan bantuan padanya. Tapi dia tak pernah skalipun mengatakan ‘iya’ atau benar-benar mengijinkan aku untuk membantunya.
Dan saat ini yang terjadi adalah dia meminta bantuan pada orang lain. Sedih seandainya memang dia tak ingin jika aku yang membantunya. Mungkin apa yang kukerjakan tak sebaik yang dikerjakan oleh orang itu, tapi aku yakin aku akan mengerjakan yang terbaik yang bisa kulakukan. Aku ingin membantunya karna aku ingin dia tahu bahwa aku menyayanginya dan aku akan selalu ada untuknya. Tapi mungkin aku salah karna saat ini dia tak meminta bantuan padaku tapi pada yang lain.
Tapi ini hanyalah aku dan overthinking ku.
Dan di satu sisi pun aku senang karna dia ada yang membantu, dia baik-baik saja dan aku yakin karya tulisnya akan lebih baik saat ini. Karna aku tahu, orang yang dimintakan bantuan olehnya adalah orang yang hebat dan perfect dalam segala hal.
 Dan menimpali kata-kata kekasihku, mungkin tak sepenuhnya begitu.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s